Forgot Password

Language:
  • en
  • ru
  • fr
  • fr
Currency :
0 Rp0.000
my cart: 0 item(s)- Rp0.000
In Collection, Fashion, Kaos Murah, Kaos Polos Premium, T-shirt

Untuk membedakan kaos yang berkualitas, ada beberapa ciri khusus yang bisa Kamu gunakan saat membeli kaos di pasaran.

Ciri-ciri ini akan membantu membedakan antara kaos yang berkualitas dan kaos yang tidak berkualitas.

1. Pilih Bahan yang Bisa Menyerap Keringat

Ciri kaos berkualitas yang pertama dilihat dari bahannya. Kaos berkualitas terbuat dari bahan yang menyerap keringat.

Dengan begitu, kaos akan lebih nyaman digunakan. Hal ini juga sangat berpengaruh saat musim panas sudah tiba.

Suhu tinggi dan udara yang panas akan membuat tubuhmu mudah berkeringat. Jika menggunakan kaos yang menyerap keringat, Kamu bisa tetap beraktifitas dengan nyaman tanpa merasa kegerahan.

2. Bahan Kaos Cotton Combed 100%

Selain memilih bahan kaos yang menyerap keringat pastikan Kamu bisa memilih kaos dari bahan cotton combed 100%.

Cara melihat kaos yang berkualitas sebenarnya bisa dilihat dari ketebalan kainnya. Kaos yang bagus tidak selalu tebal atau tipis.

Tebal atau tipisnya kain kaos tidak menjamin kualitasnya. Karena itu, pilihan terbaik adalah memilih yang terbuat dari bahan cotton combed 100%. Bahan ini memiliki ketebalan yang pas jadi tidak terlalu tebal maupun tipis.

3. Perhatikan Jahitan Kaosnya

Ciri selanjutnya yang membedakan kaos berkualitas bisa dilihat dari jahitannya. Kaos berkualitas terbaik jahitannya rapi.

Jahitan yang rapi biasanya memiliki ciri jarak yang tidak terlalu lebar. Jarak Jahitan yang tidak terlalu lebar dan lebih rapat membuatnya tidak akan mudah lepas saat digunakan.

Cara ini sangat mudah diterapkan karena jahitan baju bisa dilihat dan dinilai langsung bahkan oleh orang awam.

4. Kaos yang Berkualitas Tidak Mudah Kusut

Jika ingin mengetahui kualitas bahan kaos, Kamu bisa mencoba dengan meremas-remas bahan kaos tersebut.

Jika setelah diremas kaos tidak kusut, maka bisa dipastikan kaos tersebut memiliki kualitas bahan yang berkualitas terbaik.

Kaos yang tidak mudah kusut selain menjadi ciri kaos berkualitas juga bisa menambah kepercayaan diri.

Bayangkan jika Kamu harus menggunakan kaos yang mudah kusut untuk menghadiri acara penting. Sudah pasti akan menurunkan kepercayaan diri bukan? Jika dari awal Kamu memilih kaos yang tidak mudah kusut, hal seperti ini tidak akan terjadi.

5. Kaos Tidak Mudah Luntur

Ciri selanjutnya yang mengandalkan kualitas bahan kaos adalah tidak mudah luntur. Kaos yang berkualitas terbaik melalui proses pewarnaan yang panjang.

Karena itu saat membeli kaos, agar Kamu mendapatkan kaos yang berkualitas pilih yang tidak mudah luntur. Kaos yang mudah luntur saat dipegang akan meninggalkan warna di telapak tangan.

Karena itu saat memilih kaos dengan ciri seperti ini bisa dipastikan kaos tersebut tidak berkualitas. Membeli kaos yang mudah luntur ini bisa dibilang juga boros karena kaos yang mudah luntur warnanya jadi Lebih cepat kusam, akhirnya tidak bisa dipakai, dan beli lagi yang baru.

In Collection, Fashion, Kaos Murah, Kaos Polos Premium, T-shirt

Kaos adalah pakaian sehari-hari yang sudah menjadi bagian dari dunia fashion. Busana ini bisa dikenakan siapa saja baik pria dan wanita, untuk semua kelompok umur termasuk bayi, remaja dan dewasa. Dengan desain yang terus berkembang seiring dengan perkembangan trend dari tahun ke tahun, kini kaos (T-shirt) tidak lagi menjadi busana yang memiliki nilai yang melebihi fungsi dasarnya.

Ingin tahu bagaimana merawat kaos kesayangan Anda dengar benar? Simak 11 tips bagaimana cara merawat kaos kesayangan Anda :

Jangan Direndam Terlalu Lama

Usahakan untuk kaos yang baru pertama kali dicuci tidak direndam lebih dari 30 menit, dan untuk kaos lama tidak lebih dari 1 jam. Jangan pula rendam dalam air dengan deterjen berlebihan. Karena deterjen berlebih dapat mengakibatkan sablon pada kaos cepat rusak / terkelupas.

Pisahkan saat pencucian

Pisahkan kaos Anda dengan pakaian lain, khususnya yang berwarna kuat seperti hitam, merah, biru, dsb dengan kaos berwarna putih. Hal ini guna mencegah seandainya warna kuat tersebut luntur tidak mengakibatkan kaos putih kesayangan Anda terkena dampaknya. Pisahkan juga antara pakaian yang kotor dengan yang kurang kotor agar kotoran tidak berpindah.

Jangan disikat

Kaos berbahan katun memiliki tekstur kain yang lembut. Hindari menyikat kaos tipe ini, karena dapat merusak tekstur kain. Hindari juga kucekan dan perasan yang kuat karena selain merusak pori-pori baju juga dapat mengonyak sablon, khususnya pada kaos selain warna putih dan abu.

Jemur terbalik
Tahukah Anda bahwa sinar matahari berlebih dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon Anda memudar. Untuk mencegahnya jemur kaos Anda dengan posisi terbalik. Bagian dalam menghadap luar, dan bagian yang bersablon di dalam.

Jangan digantung

Hindari menggantung dengan hanger pada bagian leher kaos. Hal ini dapat mengakibatkan leher kaos lekas melar. Melarnya ini akibat tidak kuat menahan beban air yang ada pada kaos basah. Hindari juga menggantung kaos pada tali/kawat jemuran, karena kontur tali / kawat dapat dengan mudah merusak tekstur kain yang halus.

Hindari Pemutih

Hindari mencuci kaos bersablon dengan pemutih / detergen yang mengandung pemutih. Hal ini karena reaksi kimia pemutih dapat mengakibatkan sablon menjadi luntur / terkelupas. Disamping itu juga membuat kaos lebih cepat tipis dan kasar.

Hindari mencuci dengan Mesin cuci

Sebaiknya cuci kaos Anda secara manual dengan tangan. Mencuci dengan mesin cuci dapat mengakibatkan kaos menjadi melar, sablon cepat rusak dan pori – pori kain kasar. Hal ini terjadi karena saat berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

Setrika

Agar kaos Anda tahan lama, sebaiknya selalu setrika setelah dicuci-jemur. Pastikan menyetrika baju dalam keadaan kering. Dan untuk kaos berwarna selain putih, hindari menyetrika pada bagian sablon. Atur posisi panas setrika Anda pada posisi sedang.

Segera cuci jika terkena noda

Apabila kaos kesayangan Anda terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian nota. Gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda menghilang.

Jangan dipakai tidur

Agar kaos Anda awet hindari menggunakannya untuk tidur. Mengapa? Karena kaos akan menjadi cepat kotor khususnya di bagian leher. Saat Anda tidur sadar atau tidak Anda berkeringat. Kombinasi keringat dan kotoran debu pada seprai akan membuat kaos Anda kotor. Selain itu juga pressure pada kaos akan membuatnya lekas melar. Sayang kan kalo kaos keren dipakai buat tidur?

Pakailah seperlunya

Apabila Anda sayang dengan kaos keren Anda, sebaiknya pakailah seperlunya alias di saat-saat penting Anda perlu bergaya saja. Jangan ckp ckp alias cuci kering pake cuci kering pake. Dan jangan lupa, simpanlah pada tempat yang kering dan tidak lembab!

In Collection, Fashion, Kaos Murah, Kaos Polos Premium, T-shirt

Cotton Combed adalah jenis katun (cotton) yang sangat halus, yang mana pada proses pembuatannya serat katun diproses secara khusus sebelum diputar di mesin pemintal. Secara umum cotton combed ini lebih mahal dibandingkan kain katun biasa. Bahan Cotton combed juga terlihat lebih rata karena serat benangnya yang halus. Karena sifat bahan cotton combed yang sangat halus dan kuat, bahan cotton combed sering digunakan untuk bahan sprei atau bahan pakaian seperti kaos, yang bersentuhan langsung dengan kulit manusia. Bahan cotton combed memiliki sifat tidak panas dan mudah menyerap keringat karena bahan baku dasarnya adalah serat kapas alami, sehingga sering digunakan sebagai bahan pakaian santai maupun pakaian olahraga. Kaos dengan bahan cotton combed sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karena sifatnya yang menyerap keringat.

Apa Arti Cotton Combed 20s, 24s, 30s, dan 40s ? 
 
Secara umum, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Walaupun demikian, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen A bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen yang lain.
Angka 20, 24, 30, dan 40 menunjukkan tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain. Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 – 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 – 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 – 230 gr/m2.
Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 – 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 – 200 gr/m2. Jadi semakin kecil angkanya,semakin tebal kainnya dan semakin besar angkanya maka kainnya akan semakin tipis. Huruf ‘s’ di belakang angka menunjukkan jenis rajutan untuk bahan kaos. ‘s’ adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini. Selain single knit, juga ada double knit atau rajutan jarum ganda, bahan dapat digunakan bolak-balik, kedua sisinya sama saja. Bahan kaos double knit ditandai dengan huruf ‘d’ di belakang angka. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, dan lentur, sehingga cocok digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak. Kaos yang biasanya digunakan untuk bahan sablon kaos distro, umumnya menggunakan bahan kain katun combed 20s dan 30s.

Menilai Kualitas Jahitan Kaos 
 
Walaupun kaos merupakan pakaian santai dan memberi kesan sederhana, ada beberapa hal yang membedakan kualitas kaos. Selain bahan yang digunakan, kualitas kaos juga ditentukan oleh kualitas jahitannya. Semakin baik kualitas jahitan akan semakin memberi kesan yang rapi dan tidak merusak bahan kaos. Jahitan kaos minimal terdapat pagi bagian kerah dan bawah kaos, perhatikanlah secara teliti jahitan kaos pada bagian-bagian tersebut dari sisi dalam dan luar. Jika jahitan rapi dengan jarak antarjahitan sama, kualitas jahitan kaos baik. Perhatikan juga jarak antarjahitan tersebut, semakin rapat semakin baik kualitas jahitannya. Begitu juga dengan sisa benang pada ujung-ujung jahitan. Jahitan yang baik tidak akan meninggalkan banyak sisa benang. Perhatikan juga sambungan antara lengan dan badan kaos. Jahitan yang baik akan membentuk sambungan yang membentuk persilangan garis.
Berikutnya adalah batas pinggir kain yang diobras. Jika jahitan obras terlihat rapat dan rapi, menandakan kualitas obras yang baik.

 

X